Telunjuk Ramos Horta, Kini Beralih Menuding Desi Anwar

Dimuat Di INILAH.COM tgl 23/04/2008 – 19:27
Oleh :  Mega Simarmata

Desi Anwar, Metro TV

Desi Anwar, Metro TV

INILAH.COM, Jakarta – Mendapat reaksi keras dari Presiden Susilo Bambang Yudhoyono, Presiden Timor Leste Jose Ramos Horta langsung keder. Jari telunjuk Horta kini beralih dan mengarah ke salah seorang kru Metro TV..

Perihal elemen dari Indonesia yang dianggap terlibat dalam kasus percobaan pembunuhan terhadap dirinya 11 Februari lalu, Horta dengan lantang menyebut nama Desi Anwar, kru Metro TV yang kerap berperan sebagai presenter.

Menurut Horta, Desi adalah pihak dari Indonesis yang membantu memfasilitasi Alfredo Reinado –tokoh utama dalam kasus penembakan 11 Februari- dengan cara mengundang ke Jakarta dan jadi tokoh tamu tayangan Kick Andy di Metro TV.

Tudingan Horta terhadap Desi dipastikan juga bakal berbuntut panjang. Kepada INILAH.COM di Jakarta, Rabu (23/4), juru bicara Kepresidenan Dino Patti Djalal menyatakan SBY sangat menyesalkan tudingan itu.

“Pak SBY menilai tudingan itu tidak berdasar sama sekali. Desi sama sekali tidak punya kaitan dengan kasus penembakan itu. Kami sudah berbicara dengan Desi untuk membahas masalah ini,” kata Dino.

Dino Patti Djalal & Presiden SBY

Dino Patti Djalal & Presiden SBY

SBY, lanjut Dino, sudah memerintahkan Polri untuk membantu mengungkapkan siapa saja yang terlibat lewat proses investigasi.

“Polri terus membantu. Secara resmi sudah disampaikan ucapan terima kasih dari pihak Timor Leste. Mereka sangat bersyukur mendapat bantuan dari Indonesia,” ungkap Dino.

Densus 88 Anti Teror Mabes Polri sudah menangkap tiga warga Timor Leste yang diduga terlibat, yaitu Egidio Lay Carbalho, Jose Gomes, dan Ismael Sansao Moniz Soares. Ketiganya adalah oknum tentara Timor Leste.

Kabarnya, polisi juga sudah menangkap Hercules, salah seorang tokoh pemuda, dengan tuduhan menyembunyikan ketiga warga Timor Leste itu. Tapi, Kepala Divisi Humas Mabes Polri Irjen Polisi Abu Bakar Nataprawira bilang penangkapan Hercules belum bisa dikonfirmasikan karena belum ada pernyataan resmi dari Bareskrim Polri.

Jose Ramos Horta

Jose Ramos Horta

Tuduhan Horta terhadap Desi menyangkut fasilitasi Reinado untuk datang ke Jakarta dan membantu pemimpin pemberontak itu melarikan diri.

Desi sendiri, kepada INILAH.COM, menyatakan sangat kaget dan keberatan dengan tuduhan Horta. “Saya tidak pernah sama sekali menghubungi Reinado, apalagi memfasilitasi, termasuk untuk diwawancara dalam acara Kick Andy. Kok bisa seenaknya begitu seorang presiden menuduh,” tandasnya.

Desi berharap Horta menarik ucapannnya. Sebab, Horta-lah yang menyatakan tudingan itu dan disiarkan secara luas.

“Metro TV sudah mengambil sikap bahwa kami menunggu bagaimana perkembangan dari pihak Timor Leste. Kami ingin tuduhan itu diklarifikasi. I am a journalist. The real journalist. Tuduhan itu sangat tidak berdasar dan menyakitkan hati saya,” lanjut Desi.

Pemerintah memang harus bertindak tegas atas plin-plan dan serampangannya sikap Horta. Di satu sisi, Horta minta bantuan Indonesia. Tapi, di sisi lain, ia seenaknya menuding warga negara Indonesia.

Menteri Luar Negeri Hassan Wirajuda melalui saluran diplomatiknya perlu mendesak pemerintah Timor Leste untuk menarik ucapan Horta yang berisi tuduhan terhadap Desi. Tuduhan itu telanjur diucapkan dan dirilis berbagai media massa internasional.

Kalaupun Metro TV menghadirkan seorang pemberontak dalam tayangan wawancara mereka, itu murni pendekatan jurnalistik. Bukan untuk terlibat dalam sebuah upaya pembunuhan. (SELESAI)

%d blogger menyukai ini: