Ya Ampun, Ada Oknum Pejabat Intelijen Yang Diduga Kaya Buangettt !

YWS Kalibata

YWS Kalibata

JAKARTA (KATAKAMI) Rabu (11/3/2009) ini, bertepatan dengan peringatan SUPERSEMAR atau Surat Perintah Sebelas Maret, ada sesuatu yang sangat mengejutkan kami sebagai wartawan.

Gila, oknum pejabat intelijen yang kami beberkan disini ternyata kaya raya luar biasa ! Ya ampun ! Minta ampun ! Ternyata di tengah krisis ekonomi seperti ini, orang yang TAJIR alias kayar raya buanyak juga ya ?

Ceritanya, alternatif untuk bisa menyemarakkan suasana di pagi hari sambil menikmati sarapan yang “hangat-hangat” maka kami memilih pergi sebuah salon yang terletak di kawasan Pejompongan Jakarta Pusat.

Pemiliknya kami kenal baik sekali. Kami berkenalan sekitar 11 tahun lalu karena kami sempat tinggal tidak jauh dari salon itu. Letaknya memang bukan di Mal mewah. Tapi pelanggan salon ini, rata-rata artis, ibu pejabat, isteri pejabat, polwan, jaksa, mantan pejabat, isteri mantan pejabat, anggota DPR, apa saja latar-belakangnya ada.

Dan kami sengaja ke sana Rabu pagi tadi karena ingin mengetahui lebih jauh mengenai oknum pejabat intelijen tadi.

Setelah memesan semangkok bakso yang memang sangat lezat sekali buatan salon itu, sang pemilik salon duduk ngobrol dengan KATAKAMI.COM selama 2 jam lebih. Dan fokus utama pembicaraan memang kami arahkan tentang kehidupan oknum pejabat intelijen tadi.

Pemilik salon yang sangat cantik dan ramah ini sudah dianggap seperti keluarga sendiri oleh isteri dari si oknum pejabat intelijen tadi. Setiap kali berkunjung ke DI Yogyakarta maka si pemilik salon akan menginap di rumah si oknum intelijen.

Dan setiap berkunjung ke Palangkaraya (Kalimantan Tengah) untuk memenuhi undangan sahabat dekat keluarga si oknum pejabat yang “akrab” dengan wartawati senior dari sebuah harian terkemuka ini, maka si pemilik salon tadi juga menginap di rumah yang sama.

*****

“Bagaimana kabarnya Bu Wahyozz (nama samaran, redaksi), Mbak ?” tanya KATAKAMI kepada sang pemilik salon Rabu pagi tadi.

“Baik Mbak, 2 minggu lalu kan ke sini untuk pedicure dan manicure. Katanya Bapak lagi ada rapat di DPR jadi ibu ikut menemani ke Jakarta. Khan Bapak khan tidak setiap hari di Jakarta. Kalau ada rapat penting atau ada panggilan tertentu saja datangnya” jawab si Pemilik Salon.

“Lho, kok bisa, khan Bapak itu pejabat ESELON I di lembaga intelijen itu, enak betul ada pejabat yang tidak ngantor setiap hari. Masih menajabat atau sudah dicopot sih ?” pancing KATAKAMI.

“Masih menjabat Mbak, ya memang dari dulu begitu. Ke Jakarta kalau ada rapat saja. Selebihnya ya di Jogjayakarta,” jawabnya lagi.

Begitulah obrolan pembuka kami. Kami mendengarkan dengan seksama sambil menikmati bakso yang lezat tadi.

Dan bagaikan tersengat aliran listrik, kami sangat terkejut saat diceritakan soal kekayaan si pejabat.

Bayangkan, si oknum pejabat itu tinggal di sebuah rumah mewah yang didirikan di atas tanah seluas 1000 meter. Persis di sebelahnya, didirikan bisnis pijat refleksi diatas tanah lainnya seluas 600 meter. Kemudian persis di seberang bisnis pijat refleksi tadi, didirikan juga sebuah restoran diatas tanah sekitar 1000 meter lainnya.

Dan di kota Jogjakarta, sang isteri punya 2 bisnis restoran lagi yang didirikan di atas tanah yang sama luasnya dengan restoran pertama yaitu restoran dengan menu Manado dan menu Jawa. Ini dua restoran yang berbeda.

Selain itu, oknum pejabat ini juga mempunyai bisnis kos-kosan untuk mahasiswa sebanyak 200 kamar yang didirikan di atas tanah ribuan meter juga di dekat sebuah perguruan tinggi terkemuka.

Belum termasuk tanah dan rumah lainnya yang rata-rata selebar tanah yang dimiliki di rumah utama. Aset tambahan yang berjibun untuk urusan tanah dan rumah ini, diberikan untuk anak-anaknya. Dari 4 anak, 1 tinggal di Malang dan 3 di Yogyakarta.

Begitu juga di kota Malang, oknum pejabat ini punya restoran yang didirikan di atas tanah ribuan meter. Lalu beberapa rumah juga menjadi aset mereka di kota Malang.

Ternyata koleksi tanahnya tak cuma di Pulau Jawa.

Di Palangkaraya, oknum pejabat ini sempat memiliki tanah seluar 12 ribu meter. Tanah yang berdekatan dengan Bandar Udara disana, sudah dijual kepada seorang pengusaha. Ternyata dahulu kala, oknum pejabat ini sempat bertugas di salah satu jajaran Kepolisian yang ada di bawah struktur Polda Kalteng.

Dan coba tebak berapa mobil yang stand by di rumah oknum pejabat ini yang terletak di Jogjakarta tadi ?

Ilustrasi GAMBAR MOBIL ALPHARD

Ilustrasi GAMBAR MOBIL ALPHARD

Khusus untuk digunakan pasutri TAJIR ini, ada 8 mobil mewah yang stand by. Diantaranya adalah mobil ALPHARD terbaru, Land Cruiser, sedan-sedan mewah dengan total mobil di rumah itu saja ada 8 unit.

Itupun ada 2 mobil yang tidak bisa lagi ditempung didalam garasi rumah sehingga 2 dari 8 mobil mewah itu diparkir di halaman rumah mereka.

Ternyata, kami harus mengakui bahwa sebagai wartawan yang hidup sederhana, mendengar kisah kekayaan yang menyilaukan ini kami benar-benar seperti istilah yang sering digunakan TUKUL ARWANA di acara EMPAT MATA.

Kami benar-benar KATRO alias Ndeso alias Kampungan !

Ilustrasi GAMBAR MOBIL LANDCRUISER

Ilustrasi GAMBAR MOBIL LANDCRUISER

Mengapa ? Sebab kami terkejut-kejut mendengar cerita soal kekayaan ini. Bahkan si Pemilik Salon saja sampai setengah becanda mengomentari kepolosan kami. “Kasihan deh lu Mbak, gak gaul bener !” katanya sambil tertawa renyah.

Siapa yang tidak kaget, ketika diceritakan bahwa isteri si oknum pejabat ini adalah kolektor BERLIAN MEWAH. Dan tidak ada satu butirpun berliannya yang kecil, semua besar-besar karena memang hobi dari si ibu pejabat yang satu ini mengoleksi berlian sebesar kelereng.Memang ekstra besar !

“Mbak Mega tahu gak harga berlian si ibu itu berapa, coba tebak kalau yang besar begitu harganya berapa ?” tanya si Pemilik Salon.

Ilustrasi GAMBAR BERLIAN MEWAH

Ilustrasi GAMBAR BERLIAN MEWAH

“Saya gak tahu Mbak, boro-boro tahu harga berlian !” jawab KATAKAMI.

“Berlian si ibu itu, anting-antingnya, itu sepasang ada yang harganya 1 miliar, ada yang harganya 2 miliar. Itu cuma untuk sepasang anting lho Mbak, belum kalungnya, belum cincinnya, mahal berliannya” kata si Pemilik Salon.

“Berapa tadi ? Sepasang anting ada yang harganya 2 miliar ? Busyet, itu beneran atau bohongan ? Busyet, mahal bener Mbak ?” begitu sahut KATAKAMI.

“Aduh Mbak, Mbak, berlian itu sistemnya krat-kratan, satu krat itu ratusan juta. Satu butir berlian, isinya bisa 5 sampai 7 krat. Kira-kira begitulah. Memang mahal Mbak. Yang jual berliannya khan saya juga kenal baik, tokonya di Melawai sana. Namanya Tante F, pelanggan saya juga. Wong saya pernah menemani temannya si Ibu itu, teman saya juga sih, beli perhiasaan berlian habis 1,5 miliar. Itu cuma sekali beli lho” kata si Pemilik Salon.

Ilustrasi GAMBAR BERLIAN MEWAH

Ilustrasi GAMBAR BERLIAN MEWAH

“1,5 Miliar cuma buat beli perhiasaan ? Busyet deh Mbak, ya ampun, ya ampun, kaya bener sih. Ya ampun, buat apa buang duit cuma beli berlian semahal itu ?” tanya KATAKAMI.

“Kita boleh bilang buat apa, kalau mereka ya enteng aja. Si Bapak Pejabat itu, gak pegang rupiah lho di dompetnya. Di dompet uang dolar Amerika, setumpuk. Kalau saya mengingap di rumah mereka, khan suka banyak keponakan mereka datang. Itu dikasih uang dolar tadi. Dompetnya khan panjang begitu” kata si Pemilik salon.

“Masak sih gak pegang rupiah, sombong bener !” sahut KATAKAMI.

“Mbak Mega ini suka ngeyel deh kalau diceritain. Iya bener Mbak, saya lihat sendiri waktu bagi-bagi duit. Kalau soal kekayaan, bukan kaya lagi mereka itu. Tapi … kuaya buangetttttt !” kata si Pemilik Salon.

Yang lebih mencengangkan lagi, koleksi jam mewah pasutri ini juga sangat dasyat. Dari mulai merek ROLEX seharga ratusan juta dan merek mewah lainnya juga dibeli.

Tetapi, walau kaya rayat seperti itu, pada tahun 2008 lalu, si oknum pejabat ini pernah mengalami sakit yang serius.

Almarhum Munir yang tewas dibunuh karena diracun ARSENIK

Almarhum Munir yang tewas dibunuh karena diracun ARSENIK

“Mungkin karena ramai di pemberitaan soal kasus pembunuhan itu lho Mbak. Kata si Ibu, hatinya si Bapak menciut ukurannya. Jadi hanya tinggal sekian persen saja. Makan sampai di blender kok. Akhirnya di bawa ke Singapura. Enggak, enggak sampai opname lama kok, cuma general check up. Ternyata katanya salah diagnosa saja. Sekarang Bapak dan Ibu itu makan sepuasnya, berat badannya saja kata Ibu pada naik 10 kg” kata si pemilik salon.

*****

Luar biasa, memang akan sangat kelihatan bagaimana KATRO-nya kami jika mendengar kisah kemewahan yang menggiurkan begini.

Tetapi yang sangat mengganggu di hati dan pikiran kami, bukankah si oknum pejabat yang patut dapat diduga berselingkuh dengan wartawati senior ini, menduduki jabatan eselon I di bidang intelijen.

Mengapa bisa, mengapa diizinkan, mengapa enak sekali dan mengapa mungkin ada pejabat eselon I tidak perlu berkantor setiap hari. Jadi cuma datang kalau ada rapat penting saja atau mendampingi atasan rapat di DPR-RI ?

W

W

Jika itu memang benar terjadi yaitu ada Pejabat Eselon I dibiarkan bekerja dengan pola yang sangat semaunya, berarti yang salah adalah sistem di dalam kantor mereka. Terutama atasan tertinggi di kantor itu, mengapa gampang sekali memberlakukan pola kerja yang demikian ?

Begitu banyak pejabat karier yang ingin menjadi pejabat eselon I, tetapi malah sulit mendapatkan kesempatan !

Dan mengingat banyaknya harta kekayaan yang sangat menyilaukan mata ini, kami juga termenung sejenak.

Apakah semua harta kekayaan yang sangat dasyat ini, sudah dilaporkan secara resmi dan transparan ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) lewat Laporan Harta kekayaan Pejabat Negara ?

Dengan pangkat terakhir bintang 2 atau purnawirawan POLISI dengan pangkat Irjen, berapa sebenarnya gaji yang didapatkan selama ini sehingga bisa mengumpulkan harta kekayaan yang luar biasa banyaknya ?

Kalau memang purnawirawan POLRI ini punya banyak rezeki, mengapa para anggota POLRI di level bawah hidup serba menyedihkan semua karena gaji sangat pas pasan dan malah serba berkekurangan ?

Wah wah wah. Kaya sekali untuk ukuran seorang pejabat yang berpangkat terakhir sebagai Irjen Purnawirawan.

Fantastis sekali !

(MS)

%d blogger menyukai ini: