Kepada Bidadari Surga, Janganlah Menangis Tapi Nanyilah Merdu Dihatiku Amazing Grace

rose-angel
PUISI KIRIMAN PEMBACA :

Jangan menangis untuk diriku, Bidadari Surga
Didalam kehidupan didunia yang fana

Memang selalu akan ada badai dan prahara

Bahkan bila kita teguh bersuara dan bertahan dalam kebenaran

Tak perlu merasa sangat terbeban atas apa yang kuhadapi

Tangan Tuhan akan mengaturkannya menjadi sangat mudah

Untuk dilewati tahap demi tahap dengan langkah kemenangan


rose-angel
Jangan menangis untuk diriku, Bidadari Surga

Di tempat kini dirimu berada, sudah tak perlu ada tangisan

Inilah kehidupan yang akan selalu dipenuhi dengan kezaliman

Dan untuk itulah Tuhan memberikan akal budi dan moralitas

Agar langkah itu tak ikut terseret dalam arus zaman yang kotor

Tangan Tuhan, lagi-lagi akan memberikan tuntunan ke arah yang baik

Agar jejak kaki yang melangkah menuju titik kemenangan

rose-angel

Jangan menangis untuk diriku, Bidadari Surga

Kurindukan cerita baru dan canda yang penuh tawa seperti biasa

Ya betul, keprihatinan itu tanda cinta

Ya betul, keprihatinan itu potret sentuhan hati yang merasa ikut tersakiti

Tetapi percayalah, setiap manusia harus hidup untuk kehidupan ini

Dengan mata iman yang tajam dan tak gentar pada kezaliman yang berkepangan

Tersenyumlah seperti biasa, dan nyanyikan saja dihatiku lagu

Yang selalu dilagukan padaku dalam perbicangan hati penuh ketulusan :

rose-angel
Amazing Grace

Amazing grace! How sweet the sound
That saved a wretch like me!
I once was lost, but now am found
Was blind, but now I see.

‘Twas grace that taught my heart to fear,
And grace my fears relieved;
How precious did that grace appear
The hour I first believed.

Through many dangers, toils and snares,
I have already come;
‘Tis grace hath brought me safe thus far,
And grace will lead me home.

The Lord has promised good to me,
His word my hope secures;
He will my shield and portion be,
As long as life endures.

Yea, when this flesh and heart shall fail,
And mortal life shall cease,
I shall possess, within the veil,
A life of joy and peace.

The world shall soon dissolve like snow,
The sun refuse to shine;
But God, who called me here below,
Shall be forever mine.

When we’ve been there ten thousand years,
Bright shining as the sun,
We’ve no less days to sing God’s praise
Than when we’d first begun.

merci3.jpg

Merci, Kiti. Merci, Rodeo Kobe.

%d blogger menyukai ini: