Heboh Video Artis Marshanda, Chaca Kami Sayang Padamu !

Oleh : MEGA SIMARMATA, Direktur & Pemimpin Redaksi KATAKAMI

DIMUAT JUGA DI WWW.KATAKAMI.COM

Ikuti KATAKAMI di WWW.TWITTER.COM/KATAKAMIDOTCOM atau WWW.TWITTER.COM/MEGASIMARMATA

Jakarta 14/8/2009 (KATAKAMI)  Ada yang mencuri perhatian dari kalangan selebriti Indonesia yaitu munculnya video artis muda MARSHANDA yang sangat mengejutkan. Penuh emosi dan caci maki.

Chaca, demikian ia biasa dipanggil oleh kalangan terdekatnya, menjadi bringas, emosional, kasar dan lepas kendali. Untung saja, dia tidak telanjang bulat sepanjang durasi penayangan video itu sambil menunjukkan bagian-bagian tubuh yang “terlarang”.

Walau misalnya, kita tidak terlalu mengikuti perkembangan dunia persinetronan nasional, paling tidak nama MARSHANDA lumayan dikenal. Artis muda yang cantik dan selama ini membawakan peran-peran yang enerjik. Kadang ia memerankan juga tokoh yang lemah, miskin dan tak berdaya.

Video MARSHANDA menghujat teman-temannya waktu duduk di sekolah dasar beredar luas. Keluarga Marshanda menjelaskan, video itu dibuat di luar kontrol karena penyakit yang dideritanya. Dalam tayangan video itu, beberapa kali Chaca terlihat berganti baju.

Dia juga terlihat sangat cuek dan begitu “UNCONTROL” saat menyanyi.


Seperti yang diberitakan TABLOID NOVA Online Beredarnya video Marshanda yang melontarkan kata-kata kasar terhadap teman-temannya semasa Sekolah Dasar membuat keluarganya syok. Lia, sang manajer, mengakui wanita yang ada di video tersebut memang Marshanda atau akrab disapa Chaca.

“Mohon maaf, Chaca sekarang lagi istirahat.Memang itu video Marshanda dan dibuat diluar kontrol karena dia memang lagi sakit. Keluarga bukannya malu, tapi syok,” ujarnya saat ditemui tabloidnova.com dan sejumlah media lain di rumahnya, daerah Lembang, Menteng, Jakarta.


Gambar

Sekedar mengingatkan, dalam salah satu video yang diupload, Marshanda bercerita mengenai masa kecilnya. Tutur Marshanda dalam video itu, saat menginjak bangku SD, ia kesepian dan tidak punya teman. Banyak anak-anak yang memusuhinya.

“Buat temen-temen SD gue yang musuhin gue. Yang buat gue struggle sendirian kayak orang gila..,” demikian sepenggal kalimat yang Marshanda ucapkan di videonya.

Kemudian dengan lugas, bintang Kalau Cinta Jangan Cengeng itu menyebutkan satu persatu nama teman SD yang memusuhi dan mengganggunya dulu.

Cha-ca sapaan akrabnya bahkan sempat mengeluarkan cibiran yang cukup pedas pada teman-temannya itu. URL pertama adalah video yang dihebohkan dan URL kedua adalah video klip lagu KISAH SEDIH DI HARI MINGGU :

http://www.youtube.com/watch?v=2rwPP-B-Qfc

http://www.youtube.com/watch?v=iByueXEkduM

Chaca, artis muda berbakat yang belum menemukan jatidiri yang sesungguhnya. Sangat wajar, jika pada satu titik ia jenuh atau putus asa. Sangat wajar, jika ia memiliki pelampiasan emosi dan kemarahan-kemarahan.

MARSHANDA juga manusia, punya rasa, punya hati. Sekali lagi, MARSHANDA juga manusia!

Tetapi yang perlu diingat disini oleh keluarga dan manager yang menangani MARSHANDA, cobalah memahami secara lebih mendalam dan menerapkan prinsip TUT WURI HANDAYANI.

Ikuti kemana jalan pikiran dan “gejolak rasa” yang menghiasi hari demi hari dalam hidup kesehariannya. Tentu, ia butuh teman bicara. Sehingga, harus ada yang mampu mengimbangi dan sungguh-sungguh bisa mendapatkan kepercayaan dari Cacha untuk berkeluh kesah secara “vulgar dan apa adanya”.

Arahkanlah ia pada pendekatan agama.

Tak cuma dikarenakan beragam sakit medis, bisa jadi karena ketenarannya atau karena satu dan lain hal … patut dapat diduga ada yang sengaja melakukan kejahatan sihir kepada Chaca sehingga ia menjadi “UNCONTROL”.

Dan bisa juga karena patut dapat diduga ada pengaruh unsur lain yang membuat Chaca menjadi sulit mengendalikan diri dan alam sadarnya.


Mari, kita bersikap jernih dan dewasa dalam menyikapi kejutan dari MARSHANDA.
Kasihani dan tolong hargailah PRIVACY dari artis muda ini.
Dalam artian, jika memang video itu sudah terlanjur  “GO PUBLIC”, yang perlu dilakukan adalah jangan memberitakan atau menafsirkan yang sangat buruk bernuansa kotor dan fitnah.

Hanya Chaca yang paling tahu, apa sebenarnya permasalahan dan tekanan bathin yang ia alami.

Satu hal yang Chaca perlu tahu bahwa ia DISAYANG oleh keluarga, teman dan handai taulan, media massa dan terutama seluruh PENGGEMARNYA. Chaca juga perlu tahu bahwa dalam perjalanan hidup setiap manusia, memang akan selalu ada masa untuk jatuh dan bangun.
Juga ada masa untuk sedih dan gembira.

MARSHANDA, anak manis yang tak perlu dihujat dan dipersalahkan !

https://i0.wp.com/www.rujakmanis.com/wp-content/uploads/2008/07/marshanda.jpg
“Chaca, Kami Sayang Padamu !”

Tidak usah kecil hati, adik manis !
Belajarlah dari pengalaman, sepahit apapun itu. Ingatlah bahwa setiap manusia tidak akan diberi cobaan oleh Tuhan dengan melebihi kemampuannya untuk menjalani cobaan itu.

Chaca, kamu punya keluarga dan teman-teman, ajaklah mereka bicara jika memang ada yang sangat “dalam sekali” permasalahannya.

Termasuk misalnya urusan percintaan yang bertepuk sebelah tangan karena satu dan lain hal — yang membuat kesamaan hati dan rasa tak bisa dipersatukan –. Hidup harus tetap berjalan dan mengalir seperti air sungai.

Nikmatilah sejenak “masa kebebasan” yang kini Chaca pilih untuk melepaskan semua penat, kekecewaan dan kemarahan yang sangat pedih jika ditahan didalam hati.
Just do it, baby !
Asal, jangan lakukan yang menyimpang dari ajaran agama dan nilai-nilai hukum.

Tataplah ke depan, Chaca.
Matahari akan senantiasa bersinar untuk diri dan kehidupanmu di masa depan. Tersenyumlah juga, semanis senyuman kamu yang selama ini selalu dihadirkan dalam setiap sinetron yang bertemakan cinta dan sukacita penuh kegembiraan yang bertemakan “HAPPY ENDING”.

(MS)
%d blogger menyukai ini: