Beranda > Uncategorized > JK Nonton Sama Wartawan, Patut Dapat Diduga Sutanto, BHD, Gories Mere & BIN Justru Makin Kalap Menghajar Wartawan Yang Tak Bersalah

JK Nonton Sama Wartawan, Patut Dapat Diduga Sutanto, BHD, Gories Mere & BIN Justru Makin Kalap Menghajar Wartawan Yang Tak Bersalah


poster-capres-2.jpg (418×604)




Jakarta 7/6/2009 (KATAKAMI) Hari Minggu ini, Capres dari Partai Golkar Muhammad Jusuf Kalla mengajak para wartawan untuk menonton film “CAPRES” Atau “Calo Presiden” di Bioskop Plaza EX Jalan Jenderal Sudirman Jakarta.


Bolehlah, ini sebuah langkah yang cantik dari seorang kandidat presiden yang dalam hitungan 30 hari ke depan akan bertarung di panggung Pilpres 2009.

Dan langkah itu sah-sah saja.


Hillary Rodham Clinton, semasa bertarung dengan rival beratnya Barack Hussein Obama, pernah berpura-pura menjadi pramugari dalam penerbangannya hanya untuk melayani para wartawan yang ikut dalam rombongannya.

Politik, memang harus cerdas dan memiliki berbagai inovasi yang mencari dan mengkristalkan dukungan rakyat lewat media massa. Dan itu hanya bisa dicapai bila masing-masing capres mampu mengambil “hati” pada wartawan.

Media massa, adalah mitra kerja dan sekaligus menjadi salah satu pilar demokrasi yang terkuat di negara manapun dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.

Dan jika ada yang cenderung menyalahkan media massa, jika ternyata ada capres yang terus menerus memasang iklan (apalagi jika iklannya yang itu-itu saja sehingga mengundang rasa MUAK), ya agak sulit kalau jurus yang mau dilakukan adalah jurus menuding dan menyalahkan secara pihak.

Biar bagaimanapun juga, semua media massa berbasis pada bisnis profesional sehingga capres atau parpol manapun yang memasang iklan secara komersial — dengan mengikuti aturan main yang diberlakukan perusahaan media — maka semua itu tak bisa digugat.

Kini tersisa waktu sekitar 30 hari untuk menyambut datangnya hajatan nasional Pemilu Pilpres 2009. Media massa menjadi salah satu media paling berjasa yang akan menyebar-luaskan seluruh perkembangan perpolitikan di Indonesia.


Hendaklah setiap pasangan Capres – Cawapres menyadari bahwa kerjasama dengan media massa harus dijalin dengan sebaik-baiknya.

Dan ketika semua pihak diharapkan menjalin kerjasama yang sebaik-baiknya dengan media massa, aneh jika ada pihak tertentu yang patut dapat diduga justru sangat ketakutan bila dikritik oleh media massa.

Salah satu bukti nyata misalnya, patut dapat diduga media kami dibungkam oleh tangan-tangan penguasa melalui aparat keamanan yang memiliki akses kepada peralatan teknologi. Dan patut dapat diduga, itu lantas disalah-gunakan dan justru didramatisir oleh oknum-oknum aparat keamanan itu sendiri, berkaitan dengan kepentingan mereka pribadi yang tidak kami akomodir.

Kami berbicara mengenai aksi sabotase yang patut dilakukan secara “berjamaah” oleh sejumlah perwira tinggi POLRI dan patut dapat diduga dilakukan juga oleh BADAN INTELIJEN NEGARA terhadap KATAKAMI.

Bayangkan, sudah hampir sebulan KATAKAMI hanya dibuat dan diizinkan memuat bagian JUDUL saja. Sedangkan, bagian utama TULISAN tidak bisa dimuat karena patut dapat diduga disabotase oleh sistem dan peralatan canggih dari masing-masing oknum pelaku.

Kami mengecam keras aksi sabotase yang sangat brutal, liar dan tidak bermoral ini.

Kampungan sekali dan sangat biadab. Patut dikecam dan dicibir secara hina karena memperlakukan media massa sangat buruk dan seenak jidatnya saja.

Aksi pengrusakan terhadap KATAKAMI telah secara resmi kami laporkan ke POLDA METRO JAYA tanggal 14 Januari 2009 dan tanggal 22 Januari 2009 Pemimpin Redaksi KATAKAMI Mega Simarmata telah menyampaikan keterangan sebagai SAKSI PELAPOR.


Aksi pengrusakan itu terjadi pasca pemuatan tulisan SUCIWATI berjudul, “MUNIR, CAHAYA YANG TAK PERNAH PADAM”.

Sebenarnya, aksi pengrusakan itu telah terjadi sejak awal KATAKAMI didirikan yaitu patut dapat diduga KOMISARIS JENDERAL GORIES MERE yang kalap kesetanan merusak karena merasa berbagai indikasi, data dan rahasia pelanggaran hukumnya dibeberkan di media kami.

Belakangan, patut dapat diduga ada 2 perwira tinggi POLRI berbintang 4 yang ikut euforia menyalah-gunakan kekuasaan atau pengaruh mereka yaitu Jenderal Sutanto dan Jenderal Bambang Hendarso Danuri dan Jenderal Purnawirawan Sutanto.


Kami mengenal mereka secara baik. Tetapi patut dapat diduga, belakangan ada maksud dan tujuan yang ingin mengarahkan KATAKAMI agar menjadi corong bagi orang per orang yang berseteru dalam internal MABES POLRI.

Kubu Jenderal Sutanto, patut dapat diduga ingin menaikkan Komjen Jusuf Manggabarani dan menyingkirkan Jenderal Bambang Hendarso Danuri. Kubu Komisaris Jenderal Gories Mere, patut dapat diduga ingin menyingkirkan para pengikut Jenderal Sutanto dan Jenderal Bambang Hendarso Danuri.

3391190_e3ea158fcd_s.jpg (129×180)

Sementara Jenderal Bambang Hendarso Danuri sendiri, patut dapat diduga merasa kesal atas kerasnya kritikan di KATAKAMi — terutama pemberitaan yang patut dapat diduga membeberkan kasus bandar narkoba Liem Piek Kiong alias Monas dan seputar perselingkuhan 2 oknum perwira tinggi yang bertugas di BIN – POLRI.

Selama beberapa bulan, patut dapat diduga kubu Jenderal Sutanto merasa mampu mendukung dan melindungi KATAKAMI tetapi dengan indikasi semua pemberitaan dikendalikan serta disesuaikan dengan kepentingan kelompok mereka sendiri. Waktu, tenaga dan seluruh perhatian kami, habis tersita hanya untuk meladeni agenda-agenda yang tersembunyi.

Seakan-akan, mendirikan situs itu murah dan tak berharga.

Seakan-akan, media massa itu cukup hanya dibayar dengan satu atau duajuta rupiah untuk bisa dikuasai secara total menyeluruh.

Apa yang kami alami dan ketahui selama ini, sudah sangat keterlaluan sekali !

Animated%20-%20Wolf.gif (240×316)3488845_459d3f2078_m.gif (235×248)

Tidak akan ada, media massa manapun di muka bumi ini yang mau dijajah, dikendalikan dan dikuasai sepihak untuk kepentingan oknum orang per orang. Itu juga yang terjadi selama 3 bulan pertama di tahun 2009 ini yaitu saat KOMISARIS JENDERAL GORIES MERE merasa sok bisa melindungi dan mendukung KATAKAMI dari aksi teror dan tekanan oknum lembaga intelijen tertentu yang kalap kesetanan menteror.

Boro-boro dilindungi dan didukung.

Habis-habisan, kami dikendalikan seenak jidat dari perwira tinggi yang patut dapat diduga merupakan pecandu dan pembeking mafia narkoba bersindikat internasional. Ingin dipuji dan dipuja untuk urusan terorisme agar AMERIKA SERIKAT & INDONESIA berbungkuk-bungkuk mengagumi manusia yang patut dapat diduga sangat liar kesetanan ini.

Selama 24 jam sehari, memantau semua gerak, kegiatan dan perjalanan kami. Seperti manusia yang menderita sakit keterbelakangan mental, jika melihat sosok yang patut dapat diduga berperilaku seperti perwira tinggi yang berasal dari Indonesia Timur ini.

Kasihan sekali, tak ada setitikpun rasa hormat yang bisa kami berikan saat ini.

Boro-boro kami hormat atau takut. Tak seujung kuku, kami merasa perlu menghormati atau merasa takut kepada yang bersangkutan. Sebab ka
mi tahu pasti, bagaimana memelas dan mengemis-ngemis perhatian kami selama hampir 3 tahun terakhir ini. Seakan menjadi lelaki yang kesepian dan tidak punya harga diri. Sok hebat tetapi patut dapat diduga disana-sini penuh dengan pelanggaran hukum.

Mau di Indonesia, di Korea Utara atau di Iran, dimanapun juga REZIM yang aparat keamanannya sangat brutal, liar dan kesetanan sangat kotor melakukan teror, tekanan, intimidasi, pelanggaran HAM, pelanggaran hukum & kejahatan kemanusiaan, maka sudah sepantasnya HUKUM bertindak.

Kasihan sekali !

Ada yang patut dapat diduga menjadi gelap mata karena takut kalah dalam pertarungan PILPRES kalau dikritik KATAKAMI. Ada yang mengamuk karena patut dapat diduga merasa bahwa sinyalemen “cintanya yang liar nan kotor bagaikan kotoran binatang”. Ada yang patut dapat diduga kesetanan balas dendam karena diberitakan BERSELINGKUH (padahal memang benar perselingkuhan itu ada karena kami saksi hidupnya). Ada yang merasa kehilangan corong yang murah meriah untuk menyodok pihak lain.

Jahanam yang paling biadab adalah jahanam yang membungkam media massa dengan menyalah-gunakan kekuasaan dan kewenangannya.

Makan tuh kekuasaan !

Semakin banyak orang akan mentertawakan. Anda, berperilaku buas kepada seorang wartawati, hanya karena urusan pribadi yang tak pantas dan tak bermoral.

Malu dong !

Ngaca sedikit.

Media kami bukan milik nenek moyang anda. Makan itu uang sejuta dua juta, dan jangan pikir kami sudi disumpal dengan uang sejuta dua juta untuk menjadi budak jajahan yang dikendalikan seenak jidat anda dan kelompok anda.

ji.jpg (300×200)

Kemarahan kami sudah sangat dalam sekali. Ingat, di tangan kami ada 2 kaset yang berisi rekaman liar presentrasi SAUDARA GORIES MERE yang isinya menuduh MILITER INDONESIA menjadi dalang dari seluruh peledakan bom di Indonesia, menuduh beberapa JENDERAL TNI terlibat dalam organisasi teroris AL JAMAAH AL ISLAMYAH dan mengejek secara sadis bahwa POLISI INDONESIA GOBLOK-GOBLOK.

Jika kami uraikan semua isi kaset rekaman itu, maka patut dapat diduga POLRI akan geger dan menanggung malu yang luar biasa.

Jika kami buka dan bongkar kaset rekaman itu maka patut dapat diduga JENDEARL POLISI SUTANTO & JENDERAL BAMBANG HENDARSO DANURI pantas untuk ditangkap dan dipenjarakan sebab keduanya membiarkan seorang perwira tinggi merekasecara sengaja melakukan penghinaan didepan khalayak umum, terutama menjatuhkan martabat dari INSTANSI lain.

Mengapa ?


Sebab, keduanya telah secara langsung mendapatkan kaset rekaman itu sejak 2 tahun yang lalu tetapi tidak melakukan tindakan apapun juga. Bahkan, Saudara SUTANTO justru menaikkan pangkat dan jabatan dari perwira tinggi yang mulutnya sangat berbahaya dan kotor bagaikan sampah yaitu Saudara GORIES MERE.

Saudara SUTANTO pantas diseret ke muka hukum, jika kaset itu bocor ke tengah masyarakat. Sebagai Kapolri yang saat itu menjabat, harusnya ia memberikan tindakan tegas tetapi patut dapat diduga anggota tim sukses SBY ini justru ketakutan kepada GORIES MERE.

Ada apakah gerangan ?

Benarkah bahwa patut dapat diduga ada REKAMAN VIDEO pribadi dari figur SUTANTO yang ada di tangan GORIES MERE ? Ini yang disampaikan seorang perwira tinggi kepada sejumlah wartawan bahwa patut dapat diduga ada rekaman video pribadi dari Sutanto yang menjadi “kartu truf” di tangan GORIES MERE.

Jangan main-main terhadap kami, ya !

Jangan lupa diri dan jangan sok jago !

Ingat, sekali saja kami kehilangan kesabaran maka POLRI harus bersiap-siap untuk menghadapi guncangan yang sangat berat luar biasa karena akan dihujat semua pihak bila kaset itu dibeberkan.

Apa hak anda melakukan sabotase ? Kambingpun tidak akan ada yang mau, kalau mereka dijajah dan diperlakukan secara tidak pantas.

Apalagi JURNALIS YANG INDEPENDEN !

Keterlaluan, sudah benar-benar keterlaluan anda-anda itu. Sangat tidak bermoral dan memalukan. Ngaca dong ! Ngaca … ! Kami tahu bahwa posisi kami dalam jalur yang kuat dan benar. Sehingga, yang dapat dilakukan untuk menghambat dan “BALAS DENDAM SECARA SESAT” hanyalah dengan cara-cara yang tidak bermartabat dan melanggar hukum seperti ini.

Masak tidak malu, menghadapi seorang wartawati yang kawakan dan memegang sejumlah rahasia penting, terpaksa ramai-ramai pakai “tangan besi” yang serba kotor. Terutama anda, GORIES MERE. Kasihani diri anda, tidak seujung kuku anda pantas dihargai dan dihormati.

Pertanggung-jawabkanlah terlebih dahulu semua pelanggaran hukum dan dosa-dosa anda kepada INDONESIA yang sangat merugikan bangsa, negara dan rakyat INDONESIA. Manusia apa anda itu, karena patut dapat diduga sudah sangat terbiasa MENCARI MAKAN lewat cara yang salah dan kotor penuh kebusukan yang hina.

Setengah tahun, kami menjadi korban kesewenang-wenangan yang sudah tak pantas lagi didiamkan.


(MS)

  1. 18/04/2013 pukul 13:51

    After looking over a few of the blog posts on your web page, I seriously appreciate your way of blogging.
    I added it to my bookmark webpage list and will be checking back soon.
    Please check out my web site as well and let me know how you feel.

  2. 07/06/2013 pukul 09:24

    Yes! Finally something about advancements
    in medicine.

  3. 12/06/2013 pukul 19:53

    This design is wicked! You definitely know how to keep a reader amused.
    Between your wit and your videos, I was almost moved to start
    my own blog (well, almost…HaHa!) Fantastic job. I really enjoyed what
    you had to say, and more than that, how you presented it. Too cool!

  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: