Beranda > Tak Berkategori > SBY & Ibu Ani Nyanyi Bersama Wartawan

SBY & Ibu Ani Nyanyi Bersama Wartawan

14/03/2009

Dimuat Di www.presidensby.info

 

Jakarta (KATAKAMI)  Mengakhiri peninjauan persiapan untuk acara HUT RI ke-61 di Istana Merdeka besok, Presiden SBY dan Ibu Negara sebelum kembali ke kediaman Istana Negara, melihat panggung yang akan digunakan besok di taman antara Istana Merdeka dan Istana Negara.

Sore yang cerah dan suasana kompleks Istana yang semarak membuat SBY dan Ibu Ani singgah di panggung yang telah dibangun untuk acara hiburan. Sambil duduk di bibir panggung, Presiden dan Ibu Ani berbincang santai dengan para wartawan yang sejak siang mengikuti kegiatan peninjauan yang dilakukan Presiden dan Ibu Ani. Wartawan pun kemudian duduk berkerumun, lesehan di rumput taman yang biasanya tabu untuk diinjak.

Presiden pun meminta wartawan untuk tampil menyanyi ke panggung. Tapi sepertinya para wartawan sungkan atau tidak percaya diri dengan kemampuan menyanyi mereka. Jubir Presiden Andi Mallarangeng pun bercanda, “Para wartawan ini kalau bertanya galak-galak, tapi kalau disuruh nyanyi ciut semua,” kata Andi, yang disambut tawa hadirin.

Akhirnya Andi Mallarangeng yang naik ke atas panggung dan menyanyikan lagu Kenangan Terindah dari grup band Samsons yang belakangan ini menjadi hits di Indonesia. Wartawan pun turut bernyanyi refrain lagu itu. “Bila yang tertulis untukku adalah yang terbaik untukmu, kan kujadikan kau kenangan terindah dalam hidupku. Namun takkan mudah bagiku, meninggalkan jejak hidupku yang t’lah terukir sebagai kenangan yang terindah…” Suara Andi bak Bams, vokalis Samsons.

Kemudian Presiden sambil duduk di panggung berdampingan dengan Ibu Ani, menyanyikan dua lagu dari Koes Plus, berjudul Desember dan Manis dan Sayang. Hadirin pun menyambut ajakan Presiden untuk menyanyikan lagu tersebut bersama-sama.

Sore yang hangat di Istana. Senyum dan tawa selalu tersungging di wajah Presiden dan Ibu Ani yang duduk bergabung dengan para wartawan di papan yang disiapkan untuk panggung. Bahkan menolak ketika para ajudan menyediakan kursi. Sesekali tampak Ibu Ani menyeka keringat yang menetes di dahi Presiden dengan tisu yang dibawanya.

Pada kesempatan terakhir, Sekretaris Kabinet Sudi Silalahi bergabung, dan kemudian naik ke panggung untuk bernyanyi bersama dengan Mega Simarmata salah seorang wartawan senior.

Kemudian Presiden dan Ibu Ani meninggalkan taman dan kembali ke Istana Negara.

Betul-betul kenangan yang terindah bagi para wartawan yang hadir sore itu. Bernyanyi di taman Istana bersama Presiden dan Ibu Negara yang tak terlupakan. (nnf/mit)

Iklan
%d blogger menyukai ini: