Beranda > Tak Berkategori > Gus Dur Prihatin Keselamatan Artalyta Suryani

Gus Dur Prihatin Keselamatan Artalyta Suryani

14/03/2009

Dimuat Di INILAH.COM tgl 28/07/2008 – 15:16

Oleh : Mega Simarmata

KH Abdurrahman Wahid
(inilah.com/Bayu Suta)


INILAH.COM, Jakarta – Mantan Presiden KH Abdurrahman Wahid (Gus Dur) mengingatkan soal keselamatan diri Artalyta Suryani atau Ayin, yang besok akan menghadapi vonis majelis hakim di Pengadilan Tipikor Jakarta.

Ayin, yang terlibat kasus suap terhadap Jaksa Urip Tri Gunawan sebesar US$ 660 ribu ini, dituntut maksimal pidana 5 tahun penjara dan denda maksimal Rp 250 juta oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU).

Kepada INILAH.COM dalam wawancara khusus di Gedung DPR / MPR Senin (28/7), Gus Dur mengatakan bahwa ia prihatin terhadap ulah sejumlah petinggi yang langsung pura-pura tidak dikenal dengan Ayin setelah tertimpa kasus hukum.

“Ayin memang teman saya, kenapa saya harus malu? Memang dia teman saya. Tapi ya, sekarang sudah tidak boleh besuk lagi Ayin ke tahanan oleh istri saya. Namanya juga istri, ya harus saya turuti kemauannya. Bukan karena apa-apa, istri saya ingin saya konsentrasi mengurusi hal lain saja,” kata Gus Dur.

Menurut Gus Dur, ia dapat memahami kalau Ayin terkesan tidak berani buka-bukaan terhadap kasus suap yang melibatkan Jaksa Urip.

“Saya sih gak ada kaitannya dengan kasus itu. Tapi kalau dimintai pendapat saya bahwa Ayin terkesan tertutup, ya wajar toh. Waktu Ayin menikahkan anaknya saja, yang memberikan kata sambutan untuk mewakili pihak keluarga Ayin itu adalah Kapolri Jenderal Pol. Sutanto. Mau kurang dekat bagaimana lagi kalau sudah sampai begitu urusannya?” lanjut Gus Dur.

Ketua Dewan Syuro PKB ini mengatakan juga bahwa ketertutupan Ayin bisa juga karena banyak nama-nama pejabat tinggi yang harus “diamankan”.

“Saya sih prihatin atas kelakuan pejabat-pejabat kita. Dulu semua berlomba dekat dengan Ayin. Bulan Juli 2005, Ayin ini sampai harus mengeluarkan uang Rp 54 Milyar untuk membiayai upacara pernikahan putera sulung seseorang yang punya kedudukan. Saya gak mau bilang namanya, rahasia. Tapi saya tahulah. Lha itu bagaimana, wong Ayin sampai menginap 15 hari di rumah keluarga mempelai itu,” lanjut Gus Dur.

Gus Dur menduga bahwa faktor keselamatan diri Ayin ikut dipertaruhkan dalam masalah ini. “Jadi saya ngerti kalau dia tutup mulut, gak buka-bukaan. Lha wong Antasari itu kenal Ayin juga sudah lama. Saya sih ndak percaya sama Antasari.” cetus Gus Dur (selesai)

Iklan
%d blogger menyukai ini: